Aksi Nyata Teknik Lingkungan ITY: Rayakan Hari Lingkungan Hidup 2026 dengan Restorasi Mangrove di Kulonprogo

Aksi Nyata Teknik Lingkungan ITY: Rayakan Hari Lingkungan Hidup 2026 dengan Restorasi Mangrove di Kulonprogo

26 May 2026       61

KULONPROGO – Menyambut Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026, puluhan mahasiswa Institut Teknologi Yogyakarta (ITY) menggelar aksi nyata peduli bumi. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Program Studi (Prodi) Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Lingkungan dan Sumber Daya Alam (FTLSDA) ITY. Mengusung semangat restorasi, mereka melakukan penanaman ratusan bibit mangrove serta diseminasi hasil penelitian sosial di kawasan Bleberan, Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulonprogo, pada Minggu (24/5/2026).

Kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial penanaman pohon. Rangkaian acara diawali dengan Diseminasi Hasil Survei Sosial bertajuk "Dukungan Masyarakat dalam Restorasi Mangrove Bleberan" serta pemaparan hasil penelitian mahasiswa mengenai kesesuaian kualitas lingkungan terhadap ekosistem mangrove di wilayah tersebut. Acara diseminasi yang berlangsung di Pendopo Bleberan ini melibatkan langsung Pemerintah Kalurahan Banaran, tokoh masyarakat, serta Kelompok Tani Hutan (KTH) Tirto Manunggal.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama (Implementation Arrangement/IA) Pengabdian Masyarakat. Penandatanganan dilakukan oleh Dekan FTLSDA ITY, Edy Masduqi, S.Si.,M.Si., Ketua Prodi  Teknik Lingkungan ITY, Ir. Evy Kusumaningrum, S.T., M.T., bersama pihak Pemerintah Kalurahan Banaran dan KTH Tirto Manunggal.

Sinergi Akademis dan Aksi Iklim

Ketua Prodi Teknik Lingkungan ITY, Ir. Evy Kusumaningrum, S.T., M.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah krusial untuk mengasah kepekaan generasi muda terhadap isu global.

"Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup untuk memupuk kesadaran mahasiswa terhadap pengelolaan lingkungan pesisir berkelanjutan sebagai aksi nyata menghadapi perubahan iklim," ujar Evy.

Hal senada diungkapkan oleh Dr. Radjali Amin, selaku koordinator penelitian Dukungan Masyarakat Terhadap Restorasi Mangrove Bleberan. Ia mengaku bangga dan sangat mengapresiasi energi positif yang dipancarkan oleh para mahasiswa di lapangan.

"Kesannya adalah sangat senang melihat kegiatan itu. Acara konservasi lingkungan mangrove yang dibungkus dengan keceriaan anak-anak muda yang energik. Mangrove tertanam, mahasiswa gembira, dan rasa capai, kotor, basah, serta lelah tidak dirasakan oleh mereka. Tetap semangat dan ceria," ungkap Dr. Radjali.

Tak Gentar Lumpur, Tanam 200 Pohon Mangrove

Puncak acara ditandai dengan aksi turun ke lapangan untuk menanam 200 pohon mangrove di pesisir Bleberan. Sebanyak 60 mahasiswa dari berbagai lintas prodi mulai dari Teknik Lingkungan, Teknik Kelautan, Teknik Pertambangan, Teknik Sistem Energi, hingga Teknik Industr, bahu-membahu menembus medan berlumpur demi kelestarian pesisir Kulonprogo.

Bagas Adiyaksa, Ketua Pelaksana Kegiatan sekaligus perwakilan mahasiswa, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya melihat antusiasme rekan-rekannya yang luar biasa.

"Melihat teman-teman sangat antusias dalam menjalani penanaman mangrove, saya sangat senang. Ternyata masih banyak yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan. Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya belajar tentang pentingnya ekosistem pesisir, tetapi juga merasakan kuatnya rasa kebersamaan," tutur Bagas.

"Lelahnya berjalan di atas lumpur langsung hilang begitu melihat kekompakan teman-teman. Pengalaman berharga ini membuat saya sadar bahwa menjaga alam akan terasa jauh lebih ringan dan menyenangkan jika dilakukan dengan saling bahu-membahu. Terima kasih untuk semua pihak yang sudah terlibat, kalian luar biasa," tambahnya penuh semangat.

Melalui kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan kelompok tani lokal ini, diharapkan kawasan mangrove Bleberan dapat terus berkembang menjadi benteng hijau yang kokoh dalam menjaga ekosistem pesisir Kulonprogo dari abrasi dan dampak buruk perubahan iklim. (Agustina/Humas ITY)