Inovasi Mahasiswa: Insinerator Sederhana untuk Solusi Sampah Organik yang Ramah Lingkungan

Post by: Administrator - 14 Juni 2024 08:38:11 WIB - dilihat 282
Tim Innotech Squad - Inisiator pembuatan incinerator Sampah berbahan bakar oli bekas minin emisi

Masalah sampah organik telah menjadi salah satu isu lingkungan yang mendesak untuk diatasi. Tim mahasiswa yang dipimpin oleh Muhammad Irvandi Ridho, dengan anggota Alfayza Septia Rahmawati, Ardana Bunga Kirana, Olga Saskia Suweko, dan Ridmika, serta bimbingan dari dosen Toni Isbandi, S.T., M.T., mengajukan proposal untuk menciptakan sebuah insinerator sederhana. Tujuan utama dari proyek ini adalah untuk mengurangi tingkat pencemaran sampah organik melalui solusi yang inovatif dan ramah lingkungan.

Mengatasi pencemaran sampah memerlukan pendekatan yang efektif dan berkelanjutan. Proyek ini bertujuan untuk menciptakan insinerator sederhana yang dapat mengurangi volume sampah organik dengan cepat dan efisien. Insinerator ini dirancang untuk membakar sampah organik menjadi abu, sehingga mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Insinerator yang diusulkan tim adalah alat yang mudah dibangun dan dioperasikan, namun tetap efektif dalam menangani sampah organik. Alat ini memanfaatkan prinsip pembakaran pada suhu tinggi untuk mengubah sampah menjadi residu yang lebih aman bagi lingkungan. Desainnya yang sederhana memungkinkan untuk diaplikasikan di berbagai komunitas, terutama di daerah pedesaan dan perkotaan dengan akses teknologi terbatas.

Salah satu keunggulan dari insinerator ini adalah pemanfaatan residu hasil pembakaran. Abu yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan kompos atau sebagai pupuk organik, memberikan nilai tambah bagi pertanian lokal. Selain itu, air sisa filtrasi pembakaran yang dihasilkan oleh insinerator juga dapat dimanfaatkan setelah melalui proses penyaringan tambahan, sehingga dapat digunakan kembali atau dibuang tanpa merusak lingkungan.

Emisi gas buang dari insinerator menjadi salah satu perhatian utama dalam proyek ini. Untuk mengurangi dampak negatifnya, insinerator dirancang dengan sistem filtrasi yang efektif. Teknologi ini membantu mengurangi jumlah polutan berbahaya yang dilepaskan ke udara, memastikan proses pembakaran yang lebih bersih dan aman bagi lingkungan. Selain itu, penggunaan bahan bakar yang ramah lingkungan juga menjadi fokus untuk mengurangi jejak karbon dari insinerator ini.

Proyek ini menunjukkan komitmen mahasiswa dalam memberikan solusi nyata terhadap masalah lingkungan, khususnya pencemaran sampah organik. Dengan bantuan dana hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI), diharapkan insinerator sederhana ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan, tidak hanya dalam mengurangi volume sampah tetapi juga dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang proyek ini atau untuk mendukung inisiatif kami, silakan hubungi tim melalui kontak yang tersedia di website kami. (nk)





Posted In INOVASI MAHASISWA: INSINERATOR SEDERHANA UNTUK SOLUSI SAMPAH ORGANIK YANG RAMAH LINGKUNGAN
Penulis: Administrator

Berita Populer


Peran Jasa Kelautan Dalam Pembangunan Indonesia

17 Juni 2023 - 11:12:48 WIB

ITY Color Run And Fun Dies Natalis 5

14 Oktober 2019 - 04:03:35 WIB

Talkshow A Better Environment Comes From You and I

15 Oktober 2019 - 04:01:20 WIB

Berita lain


Informasi Terbaru


Alur Pengajuan Dispensasi Biaya Operasional Pendidikan ITY

08 Maret 2023 - 13:00:09 WIB

Surat Edaran Perpanjangan KRS

08 Maret 2023 - 12:57:57 WIB

Pengumuman lain