Mahasiswa Program Studi Teknik Kelautan dalam Kegiatan Penanaman Bibit Mangrove di pesisir Pantai Baros Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta

BANTUL  Program Studi Teknik Kelautan Institut Teknologi Yogyakarta (ITY) bekerjasama dengan Keluarga Pemuda Pemudi Baros (KP2B) melakukan aksi lingkungan berupa penanaman spesies mangrove di Muara Sungai Opak, tepatnya di Baros pada hari Sabtu, 5 Januari 2019. Pada kegiatan tersebut 100 batang magrove dengan spesies Rhizopora sp telah ditanam di lokasi tersebut serta diikuti dengan diskusi antara peserta dan KP2B sebagai pengelola hutan mangrove Baros. Kegiatan diskusi bertempat di Balai Desa Tirtohargo, Kecamatan Kretek, Bantul. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai ekosistem mangrove kepada mahasiswa Program Studi Teknik Kelautan khususnya serta peserta pada umum. Selain itu, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian akademisi dalam menjaga kelestarian lingkungan, dalam hal ini khususnya lingkungan pesisir.

Kegiatan ini merupakan bentuk kesadaran bahwa pesisir merupakan kesatuan landskap yang terdiri dari kumpulan ekosistem yang membentuk suatu kesatuan. Salah satu ekosistem pesisir adalah hutan mangrove. Sebagai salah satu ekosistem esensial, hutan mangrove memiliki peran yang besar dengan memberikan jasa lingkungan (ecosystem service). Diantara fungsi lingkungan mangrove adalah sebagai pelindung pantai, suplai nutrisi dan materi, spawning ground, dan habitat alami dengan segala kekayaan biodiversitasnya. Selain itu masih banyak fungsi lain dari ekosistem mangrove. Pentingnya potensi, fungsi, dan peranan ekosistem mangrove dalam kehidupan sehari-hari belum banyak disadari dan dipahami oleh masyarakat pada umumnya. Masyarakat cenderung mengeksploitasi secara berlebih potensi yang ada di ekosistem mangrove tanpa mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan. Seperti diungkapkan Agustina Setyaningrum, salah satu dosen Program Studi Teknik Kelautan dan Ketua Kegiatan dalam sambutannya.

Salah satu ekosistem mangrove yang ada di pesisir Yogyakarta Kawasan Ekosistem Mangrove di Pantai Baros. Pantai Baros sendiri berlokasi di desa Tirtohargo, Kecamatan Kretek, Bantul. Lokasi hutan mangrove tepat berada di bagian barat sungai Opak dan di sebelah timur dari Pantai Samas.Kondisi hutan mangrove di Pantai Baros merupakan ekosistem buatan yang hingga saat ini masih dalam tahap pengembangan dengan hasil positif. Ekosistem Mangrove Baros kini terancam dari sisi pengaruh antropogenik. Salah satu tantangan yang paling menonjol adalah permasalahan sampah, limbah, dan pengelolaan ekosistem yang berkelanjutan. Berdasarkan permasalahan tersebut, kami berinisiatif untuk mengajak masyarakat umum untuk menanam dan berdiskusi terkait pengelolaan mangrove dengan tema "Benteng Mangrove: Aksi dan Komunikasi" yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian akan ekosistem mangrove. Kegiatan ini juga merupakan rintisan kerjasama antar Program Studi Teknik Kelautan dengan pengelola Hutan Mangrove di Baros. Kedepannya diharapkan adanya sinergi dan dampak positif bagi keduabelah pihak dengan adanya kerjasama ini, khususnya dalam pengembangan hutan Mangrove Baros dan dalam menjaga lingkungan Pesisir Hutan Mangrove Baros. (Agustina Setyaningrum, ed.nk)

Go to top