Menanamkan kecintaan akan lingkungan dengan kesadaran akan masalah sampah kalangan rermaja. Bank Sampah PMR Handayani menggelar Gropyok Sampah di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Minggu (6/5).

Sri handayani, Ketua Umum Bank Sampah PMR Handayani mengutarakan Gropyok Sampah di Ponpes merupakan aset besar dan potensial untuk dikembangkan. Sebab hal ini menanamkan pada para santri akan kecintaan terhadap lingkungan dan sadar akan masalah sampah yang kini tengah dihadapi oleh hampir semua daerah berkembang. “Menumbuhkan kesadaran dari hal-hal kecil, seperti tidak membuang bungkus makanan dengan sembarangan”, ujarnya.

 

Dijelaskan, Bank Sampah PMR Handayani merupakan wadah perkumpulan bank sampah berbasis masyarakat mandiri yang mewadahi 160 anggota kelompok binaan yang tersebar di wilayah Sleman, Bantul, dan Kulonprogo.

Mereka berupaya untuk terus mendorong 3 kegiatan berkelanjutan dalam pengelolaan sampah sejak dikeluarkan, pengelolaan sampah metode reduce, reuse, recycle serta pendampingan kepada masyarakat sebagai pelaku 3R.

Dr. Drs. H. Nasirudin, MS, selaku Pembina dan Penasihat Bank Sampah PMR menambahakan Gropyok Sampah diharapkan bisa berlangsung secara berkesinambungan sehingga dapat menciptakan lingkungan yang sehat.

 

 

Go to top